Presiden Republik Georgia dalam pertemuan yang dihadiri oleh para anggota Partai Nasional Bersatu menyatakan hak kebebasan beragama bagi umat Islam.
Ia mengatakan: Saya sebagai seorang pemeluk agama Kristen tidak dapat menerima jika orang-orang beragama Islam di negeri ini dilarang untuk pergi ke masjid dan menjalankan ritual agamanya.
Ia menambahkan: Saya setiap hari berdoa kepada Tuhanku dengan bebas. Maka umat Islam pun tidak boleh dicegah untuk menjalankan ritual agamanya dan kita tak berhak untuk membatasi mereka.
Presiden Georgia tersebut juga menekankan: Georgia harus menjadi yang pertama dalam mewujudkan toleransi agama dan perdamaian antar umat beragama.
Akhir-akhir ini banyak pihak tak bertanggung jawab yang mencoba untuk menyakiti sebagian umat Islam di negeri itu. Misalnya sebagian Muslim diancam agar tidak pergi ke Masjid untuk beribadah. Presiden menyesalkan tindakan sebagian warga tersebut karena bertentangan dengan hak-hak warga.
Sumber: Mooslym
1159792